Iklan

Gila! Oknum ASN Liliriaja Diduga Mainkan Sertifikat , Duit Warga Rp7 Juta Raib

Sahril
Sabtu, 04 April 2026, April 04, 2026 WIB Last Updated 2026-04-05T03:12:51Z
Ket.Foto: Ilustrasi

Sorotanwarga.com, Soppeng - Gila! Dugaan praktik permainan sertifikat oleh oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kecamatan Liliriaja bikin geram. Seorang warga harus kehilangan uang hingga Rp7 juta, namun sertifikat yang dijanjikan tak kunjung ada hingga saat ini.


Hal ini diungkap langsung oleh Hasanuddin, suami dari Irma, korban dalam dugaan tersebut. 


Ia mengatakan , oknum ASN bernama Fahmi diduga menerima uang untuk pengurusan sertifikat rumah BTN di kawasan Appanang Indah, namun hasilnya nihil.


Menurut Hasanuddin , awalnya oknum tersebut meminta biaya sebesar Rp9 juta dengan iming-iming pengurusan sertifikat hingga selesai. 


Akan tetapi , karena keterbatasan dana, pihaknya hanya mampu menyerahkan Rp7 juta yang diberikan langsung di Kantor Camat Liliriaja.


“Kami sudah kasih Rp7 juta, langsung ke kantornya. Tapi sampai sekarang tidak ada hasil sama sekali,” katanya , Minggu (5/4/2026).


Ia mengaku , memiliki bukti percakapan WhatsApp yang memperkuat dugaan adanya transaksi tersebut. Dalam chat itu, oknum ASN sempat menanyakan jumlah uang yang telah diterima.


“Ada chat-nya. Dia tanya berapa uang yang dikasih, dan istri saya jawab Rp7 juta. Jadi jelas itu ada penyerahan uang,” ungkapnya.


Peristiwa itu terjadi sejak 3 Agustus 2021. Selain uang, korban juga diminta menyerahkan dokumen penting berupa KTP sebagai syarat pengurusan. 



Tetapi hingga kini , sertifikat yang dijanjikan tidak pernah terealisasi, bahkan proses dasar seperti balik nama pun disebut tidak pernah ada kejelasan.


“Tidak ada bukti kalau itu pernah diurus. Sertifikat tidak ada, balik nama juga tidak ada. Ini jelas merugikan kami,” cetusnya.


Ia menilai , ini sudah mengarah pada tindakan yang merugikan masyarakat dengan memanfaatkan kepercayaan dan jabatan.


“Kalau memang diurus, pasti ada hasilnya. Ini sudah bertahun-tahun, tapi tidak ada apa-apa. Kami merasa dipermainkan,” ucapnya kesal.


Merasa dirugikan dan tidak mendapatkan kejelasan, Hasanuddin memastikan akan membawa dugaan ini ke jalur hukum. 


Ia berencana melaporkan dugaan tersebut ke Polres Soppeng dalam waktu dekat agar ada proses hukum yang jelas.


Hingga berita ini dipublikasikan , oknum ASN yang bersangkutan belum dikonfirmasi lebih lanjut terkait tudingan yang disampaikan oleh pihak korban.


(Penulis: Sahril/Red)*

Komentar

Tampilkan

  • Gila! Oknum ASN Liliriaja Diduga Mainkan Sertifikat , Duit Warga Rp7 Juta Raib
  • 0

Topik Populer

Iklan