Sorotanwarga.com, Soppeng -| Publik Kabupaten Soppeng dibuat terkejut setelah didapat sejumlah foto yang memperlihatkan Ketua PSSI Kabupaten Soppeng bersama beberapa oknum kepala desa lainnya berada di salah satu tempat hiburan malam (THM) di Kota Makassar.
Foto-foto yang diperoleh redaksi pada Jumat (5/6) memperlihatkan sejumlah kepala desa tengah duduk bersama beberapa wanita yang diduga berprofesi sebagai lady companion (LC).
Dalam dokumentasi foto itu , tampak sejumlah botol minuman beralkohol berada di atas meja tempat mereka berkumpul.
Parahnya , aktivitas tersebut diduga berlangsung setelah para kepala desa menghadiri agenda Komunikasi Catatan (Komcat) Sulawesi Selatan yang berkaitan dengan urusan pemerintahan dan pembangunan daerah.
Sejumlah pihak menilai , terlepas dari aktivitas tersebut dilakukan di luar jam kedinasan, figur kepala desa tetap melekat dengan tanggung jawab moral sebagai pemimpin yang dipilih dan dibiayai oleh negara untuk melayani masyarakat.
Terkait itu , Direktur Investigasi Lembaga Pemantau Korupsi dan Aparatur Negara (LPKN), Muhammad Fajri, mengaku prihatin atas beredarnya foto yang kini menjadi perbincangan masyarakat.
Menurut Fajri , kepala desa seharusnya mampu menjaga marwah jabatan dan kepercayaan publik yang diberikan masyarakat.
“Kepala desa seharusnya jadi panutan buat masyarakat. Tetapi, jika tingkah seorang kepala desa hanya untuk minum miras bersama LC bagian mananya dapat dicontoh,“ cetusnya.
“Kepala desa itu figur yang menjadi panutan masyarakat. Tetapi, ketika muncul foto-foto seperti ini, tentu yang dipertaruhkan bukan hanya nama pribadi, tetapi juga citra pemerintahan desa secara keseluruhan,“ tandas Fajri.
Fajri juga mengkritik , perilaku yang dinilai tidak mencerminkan sensitivitas terhadap kondisi masyarakat yang masih membutuhkan perhatian pemerintah desa.
“Masyarakat berharap kepala desa fokus memikirkan pelayanan, pembangunan, dan kebutuhan warga. Karena itu, setiap tindakan yang berpotensi menimbulkan persepsi negatif harus dihindari. Jabatan publik menuntut tanggung jawab moral yang lebih tinggi dibanding warga biasa,“ tegasnya.
Hingga berita ini disiarkan , pihak-pihak yang berada dalam foto itu belum dimintai keterangannya terkait foto maupun aktivitas yang tersorot kamera tersebut.
Akan tetapi , Redaksi akan berupaya melakukan konfirmasi guna memperoleh penjelasan dan klarifikasi dari pihak terkait untuk memenuhi prinsip keberimbangan informasi.
(Penulis: Sahril/Red*)


