Sorotanwarga.com, Soppeng - Wakil Bupati Soppeng, Selle KS Dalle, secara resmi menutup kegiatan Pasar Ramadhan Sukses Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Gasis Watansoppeng, Selasa malam (17/3/2026).
Penutupan ini menandai berakhirnya salah satu agenda ekonomi kerakyatan terbesar selama bulan suci di bumi latemmamala ini.
Dalam laporannya , Ketua Panitia Agus mengungkapkan bahwa Pasar Ramadhan Sukses merupakan gerakan ekonomi berbasis masyarakat yang terbukti mampu menggerakkan sektor usaha kecil.
Sebanyak 87 tenant UMKM dan lebih dari 100 pelaku usaha terlibat aktif sepanjang 22 hari pelaksanaan.
Hasilnya signifikan: total perputaran ekonomi tercatat mencapai sekitar Rp3,2 miliar.
Angka tersebut dinilai representasi nyata dari kerja keras pelaku usaha kecil yang memanfaatkan momentum Ramadhan untuk meningkatkan pendapatan mereka.
“Ini adalah bukti bahwa ketika masyarakat diberikan ruang yang adil untuk berusaha, mereka mampu mandiri dan berkembang. Ekonomi kita tidak pernah lemah, yang kerap menjadi persoalan adalah kurangnya ruang yang setara,” kata Agus dalam laporannya.
Sementara itu, dalam sambutannya, Wakil Bupati Selle KS Dalle menyampaikan apresiasi atas keberhasilan penyelenggaraan kegiatan yang dinilai berjalan lancar sejak pembukaan hingga malam penutupan.
Ia menekankan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari kolaborasi seluruh elemen masyarakat.
“Seluruh rangkaian kegiatan berjalan sukses. Penyelenggara berhasil, pelaku UMKM merasakan manfaat, dan masyarakat sebagai pengunjung turut menikmati dampaknya. Ini menunjukkan bahwa kegiatan ini tidak hanya sukses secara teknis, tetapi juga membawa keberkahan,” ujarnya.
Ia juga menyoroti tingginya antusiasme masyarakat yang berdampak langsung terhadap peningkatan aktivitas ekonomi lokal.
Menurutnya, intensitas interaksi yang terjadi selama kegiatan berlangsung menjadi indikator kuat bahwa perekonomian daerah terus bergerak dinamis.
Atas nama Pemerintah Kabupaten Soppeng, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari panitia, pelaku usaha, hingga masyarakat yang telah berpartisipasi aktif dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
“Semakin tinggi mobilitas dan interaksi masyarakat, maka semakin besar pula perputaran ekonomi yang terjadi. Ini menandakan bahwa denyut ekonomi di Soppeng berada dalam kondisi yang sehat dan terus tumbuh,” jelasnya.
Sekadar diketahui , acara penutupan ini turut dihadiri unsur Forkopimda, Penjabat Sekretaris Daerah, jajaran staf ahli dan asisten Setda, kepala perangkat daerah, camat, serta berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh agama, pemuda, dan organisasi kemasyarakatan.
(Editor: Sahril/Red*)


