Iklan

Proyek Jembatan Salokaraja Soppeng Diduga Mangkrak!

Sahril
Jumat, 07 November 2025, November 07, 2025 WIB Last Updated 2025-11-07T09:36:37Z


Sorotanwarga.com, Soppeng - | Proyek strategis daerah berupa pergantian jembatan Salokaraja di ruas Malaka–Mari-Mari, Kabupaten Soppeng, diduga mangkrak dari jadwal yang telah ditetapkan dalam kontrak kerja.


Salah satu sumber terpercaya yang enggan disebutkan namanya memaparkan bahwa batas waktu pelaksanaan 120 hari kalender sebagaimana tercantum dalam papan informasi proyek telah berakhir, namun aktivitas pekerjaan di lapangan masih terus berlangsung.


“Batas waktu kalender yang tertera di papan informasi proyek sudah lewat, namun proyek masih dikerjakan. Ini jelas mengindikasikan adanya kemangkrakan atau deviasi serius dari jadwal yang telah ditetapkan dalam kontrak,” ungkap sumber tersebut.


Sumber itu juga menegaskan bahwa anggaran hampir Rp 4 miliar yang bersumber dari APBD Kabupaten Soppeng Tahun Anggaran 2025 seharusnya dikelola dengan penuh tanggung jawab dan profesionalisme.



“Anggaran sebesar itu berasal dari uang rakyat. Jika tidak selesai tepat waktu, maka potensi kerugian negara sangat besar. Ini bukan sekadar keterlambatan, tapi bentuk kelalaian dalam manajemen proyek publik,” tandasnya tegas.

Berdasarkan informasi yang tertera pada papan proyek, kegiatan penggantian jembatan Salokaraja tercatat memiliki nomor kontrak 08/JULI/2025 dengan total nilai Rp 3.064.309.040,-. Proyek ini dilaksanakan oleh CV. Tojabi Mammessa dan diawasi oleh PT. Intra Persada Konsultan.


Sesuai dokumen kontrak, proyek ini direncanakan rampung dalam 120 hari kalender, namun kondisi di lapangan menunjukkan pekerjaan belum juga mencapai tahap akhir. 


Hal ini memunculkan pertanyaan besar mengenai pengawasan, manajemen waktu, dan tanggung jawab pihak pelaksana serta pengawas proyek.


Sementara itu, sumber internal lainnya menilai bahwa proyek semacam ini seharusnya menjadi prioritas pengawasan ketat, mengingat nilainya yang cukup besar dan urgensinya bagi mobilitas warga sekitar.


“Jangan sampai proyek infrastruktur vital seperti ini dibiarkan berjalan tanpa kontrol ketat. Setiap rupiah anggaran publik harus dipertanggungjawabkan secara transparan,” pungkasnya.


Hingga berita ini disiarkan , pihak pelaksana proyek, pengawas dan instansi terkait belum dikonfirmasi atau dimintai keterangan resminya atas dugaan keterlambatan dan deviasi jadwal tersebut, Jum'at (7/11).


(Penulis: Sahril/Red*)

Komentar

Tampilkan

  • Proyek Jembatan Salokaraja Soppeng Diduga Mangkrak!
  • 0

Topik Populer

Iklan