Sorotanwarga.com, Makassar - Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, bersama Ketua TP PKK sekaligus Ketua Dekranasda Kabupaten Soppeng, Hj. Suarni Suwardi, serta rombongan pengurus Dekranasda Kabupaten Soppeng mengikuti kegiatan Jalan Sehat Sulsel Anti Mager yang digelar di Makassar, Sabtu (11/7/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas).
Jalan sehat diikuti oleh perwakilan PKK dari berbagai daerah di Indonesia, jajaran pemerintah daerah, perwakilan kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan, serta masyarakat Kota Makassar.
Peserta dilepas secara resmi oleh Ketua Dekranas, Ibu Selvi Gibran Raka, Ketua Harian Dekranas, Ibu Tri Tito Karnavian, bersama Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman. Rute jalan sehat dimulai dari Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan menuju Lapangan Hasanuddin Makassar.
Selain mengampanyekan gaya hidup sehat melalui aktivitas berjalan kaki, kegiatan ini juga menjadi wadah mempererat silaturahmi antarpeserta dari berbagai daerah.
Panitia turut menyediakan sejumlah layanan gratis, seperti pemeriksaan kesehatan, pembagian kacamata, serta doorprize dengan berbagai hadiah, termasuk hadiah utama berupa satu unit mobil.
Keikutsertaan Bupati Soppeng bersama Ketua TP PKK dan rombongan Dekranasda Kabupaten Soppeng melengkapi rangkaian agenda mereka dalam peringatan HKG PKK ke-54 dan HUT ke-46 Dekranas di Makassar.
Sebelumnya, rombongan juga mengikuti syukuran HUT Dekranas, pameran produk unggulan daerah, serta fashion show wastra Nusantara yang menampilkan karya khas Kabupaten Soppeng.
Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, mengatakan keikutsertaan Pemerintah Kabupaten Soppeng dalam rangkaian kegiatan HKG PKK dan HUT Dekranas merupakan bentuk dukungan terhadap upaya memperkuat sinergi antardaerah, sekaligus mempromosikan potensi kerajinan dan produk unggulan daerah.
Menurutnya, momentum tersebut juga menjadi kesempatan untuk memperluas jejaring serta saling bertukar pengalaman dalam pengembangan pemberdayaan masyarakat dan sektor kerajinan daerah.
(Editor: Sahril/Red*)


