Iklan

Hampir Rp15 Miliar Digelontorkan , BBM dan Material Proyek Walanae Perlu Diusut

Sahril
Kamis, 17 September 2026, September 17, 2026 WIB Last Updated 2026-09-17T16:53:11Z
Ist.Sorotanwarga.com


Sorotanwarga.com, Soppeng - Hampir Rp15 miliar digelontorkan di Soppeng, namun penggunaan BBM dan material pada Proyek Pengendalian Banjir Sungai Walanae di Desa Kebo, Kecamatan Lilirilau, kini didesak untuk diusut. 


Nilai proyek yang mencapai Rp14.948.775.000 dari APBN Tahun Anggaran 2026 dinilai harus diiringi pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh pelaksanaan pekerjaan di lapangan.


Berdasarkan papan informasi proyek , pekerjaan tersebut memiliki masa pelaksanaan 180 hari kalender. 


Proyek dilaksanakan oleh PT Ibnu Munsyir Dwi Guna dengan CV Meuthia Multi Konsultan sebagai konsultan supervisi di bawah SNVT Pelaksanaan Jaringan Sumber Daya Air Pompengan Jeneberang Provinsi Sulawesi Selatan.

Mengenai informasi yang diterima media ini mengarah pada dugaan penggunaan BBM bersubsidi jenis solar untuk operasional alat berat di lokasi proyek. 


Dugaan itu disebut berkaitan dengan pasokan BBM yang diduga masuk pada malam hari melalui jalur jembatan gantung.


“Ada dugaan BBM untuk alat berat dipasok pada malam hari melalui jembatan gantung. Perlu ditelusuri dari mana asal BBM tersebut dan siapa yang memasoknya,” beber sumber internal kepada media ini.



Tak berhenti pada dugaan BBM , material batu yang digunakan dalam pekerjaan penguatan tebing Sungai Walanae juga diminta diperiksa. 


Sumber menyebut ukuran batu yang digunakan banyak berukuran kecil sehingga perlu dipastikan kesesuaiannya dengan spesifikasi teknis dalam kontrak pekerjaan.


Dengan anggaran hampir Rp15 miliar, masyarakat meminta pelaksanaan proyek tidak hanya selesai dikerjakan, tetapi juga dipastikan sesuai ketentuan. 


Asal-usul BBM, kualitas material, volume penggunaan, hingga kesesuaian pekerjaan dengan kontrak dinilai perlu ditelusuri secara terbuka.


Balai Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang bersama aparat penegak hukum didesak turun langsung ke lokasi untuk melakukan pengecekan terhadap penggunaan BBM dan material yang digunakan dalam proyek tersebut.


Hingga berita ini dimuat pada Kamis (17/09) , kontraktor pelaksana, konsultan supervisi, maupun pihak Balai Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang belum dimintai tanggapannya terkait hal tersebut. Namun, Media ini membuka ruang klarifikasi bagi seluruh pihak terkait.


Catatan Redaksi: Seluruh informasi mengenai penggunaan BBM dan material dalam pemberitaan ini masih berupa dugaan dan memerlukan verifikasi serta pembuktian oleh pihak berwenang.


(Penulis: Sahril/Red*)

Komentar

Tampilkan

  • Hampir Rp15 Miliar Digelontorkan , BBM dan Material Proyek Walanae Perlu Diusut
  • 0

Topik Populer

Iklan