Iklan

Proyek SRT Belum Rampung , Bupati Soppeng Beri Catatan Keras kepada Pelaksana

Sahril
Senin, 31 Agustus 2026, Agustus 31, 2026 WIB Last Updated 2026-08-31T15:29:41Z


Sorotanwarga.com, Soppeng - Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, memberikan catatan keras kepada pihak pelaksana saat meninjau langsung progres pembangunan Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) dan asrama siswa di Kabupaten Soppeng, Senin sore (31/8/2026). 


Peninjauan dilakukan setelah proyek senilai sekitar Rp276 miliar itu belum sepenuhnya rampung meski masa kontraknya berakhir pada 31 Agustus 2026.


Dalam inspeksi lapangan , Bupati Soppeng menemukan sejumlah pekerjaan yang masih membutuhkan pembenahan, mulai dari taman, taman bermain, saluran drainase, pemasangan loster, tangga, hingga berbagai fasilitas pendukung lainnya. 


Menurutnya , proyek belum bisa dinyatakan selesai apabila seluruh komponen belum siap digunakan.


Orang nomor satu dibumi Latemmamala itu juga menyoroti kesiapan fasilitas dasar, terutama ketersediaan air dan sanitasi. 



Ia mengatakan asrama siswa SD, SMP, dan SMA tidak boleh ditempati sebelum seluruh fasilitas benar-benar berfungsi dengan baik.


Suwardi Haseng meminta pemasangan loster, tangga, hingga sudut-sudut dinding diperbaiki agar sesuai standar. Ia juga mengingatkan agar peralatan yang berpotensi membahayakan, seperti mesin pemotong rumput, tidak ditempatkan di lingkungan siswa.


Ia memastikan akan kembali melakukan peninjauan untuk mengecek tindak lanjut seluruh catatan yang telah disampaikan. 


Kata dia , siswa baru diperbolehkan masuk dan menempati asrama dua hari setelah seluruh pekerjaan dinyatakan selesai 100 persen.


“Kalau pekerjaan sudah selesai berarti tidak ada lagi kegiatan. Jangan asal saja, laksanakan secepatnya,” tandas Suwardi Haseng.


(Editor: Sahril/Red*)

Komentar

Tampilkan

  • Proyek SRT Belum Rampung , Bupati Soppeng Beri Catatan Keras kepada Pelaksana
  • 0

Topik Populer

Iklan